Rabu, 03 Juli 2019

KONSERVASI ARSITEKTUR GEDUNG CANDRA NAYA, JAKARTA

GEDUNG CANDRA NAYA JAKARTA

Tampak Depan Gedung Candra Naya


Nama Bangunan : Gedung Candra Naya
Alamat : Jl. Gajah Mada no. 188 | RT.3/RW.5, GlodokJakarta, Indonesia
Candra Naya adalah sebuah bangunan cagar budaya di daerah Jakarta, Indonesia, yang merupakan bekas kediaman Mayor Khouw Kim An, mayor Tionghoa (majoor de Chineezen) terakhir di Batavia (1910-1918 dan diangkat kembali 1927-1942), setelah Mayor Tan Eng Goan (1837-1865), Tan Tjoen Tiat (1865-1879), Lie Tjoe Hong (1879-1895) dan Tio Tek Ho (1896-1908). Bangunan seluas 2.250 meter persegi ini memiliki arsitektur Tionghoa yang khas dan merupakan salah satu dari dua kediaman rumah mayor Tionghoa Batavia yang masih berdiri di Jakarta.
Tidak ada catatan pasti yang menandakan tahun pendirian gedung Candra Naya, namun diperkirakan bangunan ini didirikan pada tahun Dingmao (tahun kelinc api), yaitu 1807, oleh Khouw Tian Sek untuk menyambut kelahiran anaknya, Khouw Tjeng Tjoan, pada 1808. Atau, versi lain dari sejarah gedung ini adalah bangunan tersebut didirikan oleh Khouw Tjeng Tjoan pada 1867 yang juga merupakan tahun Dingmao (tahun kelinci api).
Gedung Candra Naya beralamat di Jl . Gajah Mada No 188, Jakarta Barat. Gedung Candra Naya sempat terlantar sebelum dibeli Modern Group pada 1992, membuat gedung ini kini dikepung bangunan superblok dan hotel di depannya. Jadi,  superbloc Novotel Hotel dapat dijadikan patokan, masuklah kedalam Hotel tersebut untuk menemukan sebuah rumah megah dengan arsitektur Cina  persis di tengahnya.
Usulan merelokasi Candra Naya ke TMII pada 2003 ditolak Gubernur DKI Sutiyoso, sehingga Candra Naya menjadi bagian heritage di kompleks hunian dan komersial terpadu Green Central City (GCC). Jika bukan dibangun pada tahun kelinci 1867 oleh Khouw Tjeng Tjoan, maka Candra Naya dibangun Khouw Tian Sek pada tahun kelinci 1807 untuk menyambut kelahiran puteranya pada 1808. Perkiraan dibangunnya Candra Naya pada tahun kelinci itu berasal dari lukisan dengan tulisan memakai karakter Han yang berarti “Pada musim gugur di tahun kelinci”.
Restoran Gedung Candra Naya


Halaman Gedung Candra Naya


Tidak ada komentar:

Posting Komentar